Kamis, 25 Juli 2019

Pengertian Candlestick Dan Cara Membacanya

Secara umum candlestick adalah sebuah metode atau teknik berbantuk grafik untuk memetakan dan membaca pergerakan harga asset, saham, komoditas, forex, Crypto dll.

Candlestick merupakan teknik yang paling popular dan paling banyak digunakan dikalangan para trader karena paling mudah dicerna dan mempunyai karakteristik tersendiri dari tiap-tiap jenis candlestick.

Cara Membaca Candlestick

Pada grafik candlestick, kita akan melihat dua buah warna balok yaitu HIJAU dan MERAH. Candlestick berwarna hijau adalah Candle bullish (naik), Sedangkan Candlestick berwarna merah adalah Candle Bearish (turun)

Candlestick mempunyai banyak sekali istilah, yang paling umum dan dapat terlihat dengan jelas adalah body dan shadow, Body adalah selisih antara harga buka dan harga tutup, sementara Shadow atau yang sering disebut ekor atau bayangan adalah selisih antara harga tertinggi dan harga terendah atau yang biasa disebut High/Low.

Body dan Shadow pada chandlestick mempunyai peranan yang sangat penting dalam menganalisis pergerakan pasar financial. semakin panjang body pada candlestick semakin menunjukan kemana arah pergerakan pasar, semantara semakin panjang shadow menujukan tekanan balik oleh pasar atas kondisi yang sedang berlangsung.

Dalam membaca Candlestick kita harus mengetahui istilah-istilah umum pada Candlestick diantaranya :
  • Open : Harga pembukaan dalam 1 candlestick
  • Close : Harga penutupan dalam 1 candlestick
  • High : Harga tertinggi dalam 1 candlestick
  • Low : Harga terendah dalam 1 candlestick
  • Upper Shadow : Rentang harga tertinggi dengan body candlestick
  • Lower Shadow : Rentang harga terendah dengan body candlestick
    Perhatikan gambar berikut :



Selain istilah tersebut diatas, candlestick mempunyai pola yang sangat beragam, namun agar lebih mudah dicerna, candlestick dikelompokan menjadi 3 pola diantaranya :
  1. Candlestick Single
  2. Candlestick Double
  3. Candlestick Triple

Dari ketiga kelompok pola tersebut terbagi menjadi beberapa jenis subpola yang nanti akan kita bahas terpisah di postingan selanjutnya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar