Tampilkan postingan dengan label CryptoNews. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CryptoNews. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 April 2019

Mining adalah istilah untuk proses penambangan Bitcoin. Bitcoin diciptakan dengan proses yang disebut “mining”, dan mereka yang melakukan proses mining ini dikenal sebagai miner. Para miner menggunakan komputer canggih untuk menguraikan matematika kompleks demi menemukan blok baru Bitcoin, Hadiahnya, si penemu akan mendapatkan sejumlah BTC dari sistem. Siapapun dapat menjadi seorang miner selama ia memiliki sebuah komputer canggih yang dapat dinyalakan non-stop selama 24 jam per hari untuk menjalankan program mining.

Bitcoin sangat bergantung pada proses pertambangan ini. Karena dengan pertambangan yang dilakukan oleh para penambang Bitcoin (miner) ini akan memvalidasi setiap transaksi, membangun dan menyimpan blok baru tersebut ke dalam blockchain. Untuk menyimpan blok-blok baru ke dalam Blockchain ini, para penambang harus mencapai konsensus.


kegiatan menambang bitcoin menggunakan perangkat tertentu seperti CPU, GPU, FPGA, maupun ASIC. Prosesnya melalui memecahkan serangkaian persoalan matematis (puzzle) berdasarkan tingkat kesulitan tertentu.

Ketika seseorang penambang terhubung ke dalam jaringan Bitcoin menggunakan sebuah perangkat, maka node tersebut akan melakukan serangkaian tugas. Tugas-tugas yang dilakukan diantaranya :

  1. Mendengarkan transaksi
    Semua node yang telah terhubung di dalam jaringan Bitcoin, harus mendengarkan semua transaksi yang terjadi. Dilanjutkan dengan memvalidasi transaksi yang didengar itu. Dengan melakukan pemeriksaan terhadap tanda tangan digitalnya (digital signature). Hal itu terkait kebenaran tanda tangan digital dan output yang di sertakan dalam transaksi itu harus benar-benar belum dihabiskan (belum dikeluarkan di transaksi lain-memastikan tidak ada double spending).
  2. Menjaga Blockchain dan mendengarkan blok baru yang tercipta.
    Menambang bitcoin juga berfungsi untuk menjaga blockchain. Terkait dalam penanganan semua transaksi yang terjadi. Penambang pun, akan mempertahankan Blockchain yang telah menyimpan semua transaksi. Penambang, bisa meminta semua sejarah blok kepada node lain yang telah masuk sebelum ia masuk kedalam jaringan. Mendengarkan blok baru yang di broadcast di dalam jaringan, lalu memvalidasi blok yang di terima. Karena di dalam blok ada serangkaian transaksi, maka setiap transaksi yang ada di dalam blok itupun juga harus divalidasi, dan valid.
  3. Membuat calon blok baru
    Setelah kita memiliki salinan lengkap rantai blok (blockchain), maka kita bisa mulai membangun blok. Untuk melakukannya, dengan mengelompokkan semua transaksi yang kita dengar ke blok baru, yang nantinya bisa memperluas pada blok yang kita ketahui. Namun, kita pun harus bisa memastikan bahwa semua transaksi di dalam blok itu adalah valid.
  4. Mencari Nonce agar menjadi blok yang validSetelah kita memvalidasi semua transaksi pada calon blok tadi, selanjutnya adalah mencari nonce agar bisa membuat blok tersebut menjadi valid. Langkah disini adalah langkah yang paling sulit yang dihadapi oleh para penambang.
  5. Berharap Blok diterima
    Ini adalah kesulitan kedua yang dihadapi. Jadi, jika kita menemukan sebuah blok baru, tidak ada jaminan bahwa blok itu akan bisa menjadi bagian dari konsensus blockchain. Penambang membutuhkan keberuntungan disini. Berharap agar penambang lain menerima usulan blok tersebut. Sehingga kita bisa mulai menambang diatas blok tersebut. Jadi bukan pada blok penambang lain.
  6. Menerima Keuntungan
    Jika ternyata penambang lain menerima blok kita sebagai blok yang valid, maka inilah saat yang membuat penambang tersenyum puas setelah melakukan pekerjaan beratnya. Karena jika blok kita diterima, maka akan memperoleh reward sebesar 25 Bitcoin (yang masih berlaku di saat ini). Selain itu, jika beberapa transaksi di dalam blok itu dicantumkan biaya transaksi, penambang pun bisa mengumpulkan semua biaya transaksi tersebut.

keenam hal tersebut adalah hal yang harus dikerjakan oleh para penambang, Jadi menambang bitcoin itu bukan mencari Bitcoin di faucet, giveaway atau yang lain. Namun, menambang bitcoin itu menggunakan alat tertentu, yang dalam prosesnya mengerjakan keenam hal tersebut diatas.


Blockchain merupakan sebuah konsep yang menarik untuk dieksplorasi, Teknologi blockchain merupakan buku besar digital yang terdesentralisasi, meliputi berbagai transaksi dan bekerja dengan data yang diatur melalui serangkaian catatan yang disebut blok. Teknologi ini menggunakan sistem yang aman dan sangat penting untuk mengelola data keuangan serta pengembangan mata uang digital seperti Bitcoin

Definisi secara umum Blockchain merupakan ledger data transaksi online otomatis yang tersimpan dan bisa diakses secara public. Blockchain yang paling terkenal adalah blockchain pada bitcoin. Transaksi yang terjadi disemua jaringan akan tersimpan dalam blockchain dan bisa diakses oleh publik bahkan sampai seluruh alur transaksi bisa di lacak, namun nama pemilik rekening tidak disebutkan hanya berupa kombinasi huruf dan angka yang jumlahnya lebih dari 32 digit yang biasa kita sebut dengan wallet address.

Blockchain sangat berguna untuk perusahaan maupun individu. Bitcoin blockchain sudah dikembangkan menjadi berbagai proyek seperti, exchanger, payment gateway, aplikasi pembayaran, toko online, dan masih banyak lagi. 

Sekarang lagi yang sedang ramai dibicarakan adalah etherium blockchain. berbeda dengan bitcoin blockchain, Etherium blockchain selain bisa digunakan untuk mentransfer aset digital, saat ini sebuah reksasa perusahaan bidang energy  di Jerman RWE bekerja sama dengan pengembang blockchain etherum mengembangkan teknologi untuk pengisian baterai pada mobil listrik. Dengan teknologi ini maka pengisian baterai pada mobil listrik yang biasa dilakukan di stasiun pengisian listrik dapat dilakukan dengan teknologi blockchain etherum dibawah induksi lampu merah.

Saat ini banyak perusahaan teknologi yang yang menggandeng blockchain untuk proyek bisnis mereka. blockchain akan terus dikembangkan dan tidak menutup kemungkinan akan menciptakan produk-produk digital canggih yang baru di masa yang akan datang.

Sekarang ini teknologi blockchain Bitcoin dan cryptocurrency lainya sudah datang dan tidak bisa dibendung, Bagaimana dengan masyarakat Indonesia dengan kehadiran teknologi blockchain? Sudah siapkah developer kita dengan era digital sekarang ini?

Senin, 29 April 2019

Sebelum kita memulai investasi bitcoin, syarat utamanya adalah kita harus sudah mempunyai wallet address. Seperti yang kita ketahui wallet address yang dimaksud disini adalah sebuah kode unik atau ID yang digunakan untuk melakukan transaksi. konsepnya sama seperti email yang digunakan untuk bertransaksi di paypal.

Jenis-jenis wallet bitcoin ada 4 macam yaitu software wallet, hardware wallet, mobile wallet dan web wallet. yang kesemuanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.


Software Wallet
Software wallet adalah sebuah wallet harus didownload dan diinstal di komputer kita. ada beberapa software wallet yang banyak digunakan diantaranya adalah sebagai berikut :
  • Bitcoin Core atau Bitcoin_QT merupakan software original bitcoin yang diterbitkan oleh bitcoin.org, wallet software ini memakan banyak resource. Sinkronisasi awal Bitcoin Core akan memakan waktu serta mengunduh banyak data. kita harus memastikan bahwa kita memiliki bandwidth dan penyimpanan yang cukup untuk ukuran blok chain secara keseluruhan (lebih dari 200GB), Meski demikian, Bitcoin Core memberikan keamanan privasi yang tinggi dan lebih stabil.
  • Armory adalah software wallet open-source untuk penyimpanan Bitcoin yang dilengkapi dukungan multi-tanda tangan. wallet ini memiliki fitur keamanan yang canggih dan antarmuka yang mudah dipahami.  dirancang untuk pemilik Bitcoin khusus yang mencari opsi penyimpanan yang aman.
  • Electrum lebih mengutamakan pada kecepatan dan kesederhanaan dengan penggunaan sumber daya yang relatif rendah. Electrum menggunakan remote server untuk menangani bagian yang paling rumit dari sistem bitcoin, dan memungkinkan untuk dapat memulihkan wallet kita frase anonim.
  • Bitcoin knots merupakan pengembangan dari Bitcoin Core yang menawarkan tingkat keamanan, privasi dan stabilitas yang tinggi serta memiliki fitur-fitur yang lebih maju pendahulunya namun belum teruji dengan baik.
  • Bither adalah wallet yang simpel dan aman di berbagai platform. Didesain secara khusus dengan mode Cold/Hot, pengguna bisa mendapat keamanan dan kemudahan sekaligus. Fitur XRANDOM menggunakan berbagai sumber entropi yang berbeda untuk menghasilkan angka yang benar-benar acak bagi pengguna. Juga dengan HDM, pengguna bisa mendapatkan keunggulan HD dan keamanan Multisig.
  • mSIGNA adalah jenis wallet yang canggih namun mudah digunakan, dengan fitur kecepatan dan kesederhanaan, dapat disesuaikan dengan level perusahaan, dan keamanan yang kuat. mSIGNA mendukung BIP32, transaksi dengan tanda tangan ganda, penyimpanan offline, sinkronisasi dengan banyak perangkat, dan pencadangan elektronik maupun dokumen yang mempunyai sandi
  • Wasabi adalah wallet bitcoin yang lebih fokus pada keamanan privasi.
  • BitPay adalah Wallet Multisignature HD yang awalnya dibuat untuk mengamankan dana BitPay. BitPay mendukung dompet pribadi dan bersama. Testnet dan Protokol Pembayaran cukup lengkap.
  • GreenAddress adalah wallet dengan tanda tangan digital ganda yang ramah pengguna untuk meningkatkan keamanan dan privasi.

Hardware Wallet
Hardware wallet adalah jenis wallet dalam bentuk perangkat keras yang dapat digunakan untuk menyimpan aset digital kita. ada beberapa macam hardware wallet diantaranya :
  • BitBox adalah wallet bitcoin berbentuk piranti keras dari Swiss yang fokus pada keamanan dan privasi. Fiturnya termasuk sepenuhnya offline & cadangan yang lebih sederhana, deniability, dukungan multi-sig, aplikasi desktop asli, dan aplikasi seluler untuk verifikasi & 2FA.
  • KeepKey adalah jenis hardware wallet yang digunakan untuk memudahkan keamanan transaksi bitcoin. Setiap transaksi bitcoin yang dilakukan menggunakan Keepkey harus ditinjau dan disahkan lewat layar OLED dan tombol konfirmasi. seperti halnya BCA Key pada sistem keuangan konvensional.
  • Ledger Nano S adalah hardware wallet Bitcoin yang aman. Dapat menghubungkan ke berbagai komputer melalui USB dan menampilkan layar OLED bawaan untuk cek ulang serta mengonfirmasi setiap transaksi dengan sekali tekan tombol saja.
  • TREZOR adalah wallet bitcoin berbentuk perangkat keras yang menyediakan keamanan tingkat tinggi tanpa mengorbankan kenyamanan. TREZOR mampu melakukan transaksi selama terkoneksi dengan perangkat online. Hal ini berarti membelanjakan bitcoin lebih aman bahkan saat menggunakan komputer yang terinfeksi malware.

Mobile Wallet
Mobile Wallet sama halnya software wallet, perbedaanya hanya kita harus menginstal versi mobile di handphone kita. ada banyak mobile wallet yang bisa kita download dari play store, app store maupun windows phone store, seperti Bitcoin Wallet, Bither, btc.com, coin.space, Edge dll. 
Insya Allah akan kita bahas terpisah di artikel berikutnya 

Web Wallet
Web Wallet adalah wallet yang tersimpan di server pihak ketiga, yaitu perusahaan yang menyediakan jasa penyimpanan bitcoin, ada banyak penyedia web wallet yang dapat kita gunakan untuk menyimpan aset kita seperti BitGo, BTC.com, Blockchain, BIPS, Coinbase  dll.
Insya Allah akan kita bahas terpisah di artikel berikutnya 

Bitcoin adalah salah satu mata uang digital terdesentralisasi yang dikembangkan pada tahun 2009 oleh seseorang dengan nama samaran Satoshi Nakamoto. Aset digital ini seperti halnya emas, namun hanya tersedia di dunia digital.
Untuk menggunakan bitcoin, kita memerlukan wallet atau biasa disebut alamat bitcoin yang berfungsi layaknya rekening untuk menyimpan bitcoin yang kita miliki. 
Bitcoin sebagai aset digital memiliki banyak fitur diantaranya adalah sebagai berikut:
  • Transfer instant bersifat peer to peer.
    Peer-to-peer sendiri artinya Bitcoin berjalan tanpa memiliki server pusat. Server penyimpanannya bersifat desentralisasi dan terdistribusi—dibagi ke berbagai server yang dijalankan oleh setiap pengguna yang terhubung ke dalam jaringan.
  • Bebas Transfer ke mana saja
    Bitcoin bisa dikirimkan kemana saja diseluruh penjuru dunia hanya dalam hitungan detik, kapanpun, dimanapun dan darimanapun Anda berada selama Anda terhubung jaringan internet.
  • Biaya transfer relatif sangat kecil.
    Biaya pengiriman sangat kecil bahkan bisa dibilang gratis, namun untuk mempercepat transaksi, biasanya penyedia wallet Bitcoin Anda akan mengenakan tarif dengan melakukan pemotongan biaya transfer sekitar 0.0000001 - 0.000003 Bitcoin.
  • Transaksi bersifat irreversible
    Maksud dari irreversilbe adalah sekali kita mentransfer bitcoin kepada seseorang maka tidak akan bisa dibatalkan, kecuali orang itu bersedia mengirimkan Bitcoinnya kembali, jadi pastikan dulu jika ingin mengirimkan bitcoin kepada seseorang. 
  • Transaksi bitcoin bersifat pseudonymous.
    Semua transaksi yang pernah dilakukan sekaligus saldo Bitcoin yang dimiliki seseorang bisa kita lihat, namun kita tidak tahu siapa pemilik alamat Bitcoin tersebut bila si pemilik tidak memberitahukannya, namun meskipun si pengguna merahasiakan identitasnya, semua transaksinya tetap tercatat dan dapat dipantau oleh publik.
  • Bitcoin tidak dikontrol oleh siapapun.
    Bitcoin menggunakan database Blockchain tidak dikontrol oleh siapapun, Seluruh transaksi bitcoin tercatat secara live, transparan, dan tersebar ke jutaan server, sehingga sangat mustahil bagi seseorang untuk memalsukan transaksi di Blockchain.  Jika anda ingin mengubah atau memalsukan data transaksi Bitcoin, maka anda harus meretas jutaan server tersebut di saat yang bersamaan.
  • Jumlahnya terbatas
    Peredaran Bitcoin hanya akan ada 21 juta Bitcoin di seluruh dunia. Sistem penciptaan Bitcoin terus berkurang setiap 4 tahun sekali, ini menyerupai sistem ekonomi berdasarkan deflasi dan dengan makin terbatasnya bitcoin, maka harga bitcoin akan cenderung naik.